TEJA KINURUNG

TEJA KINURUNG
Atau disebut juga Adeg Wengkon, adalah nama pamor yang penampilannya berupa pamor Adeg (seperti satu garis pamor) pada tengah bilah dipadu dengan pamor Wengkon (garis pamor yang mengelilingi bilah keris).
Teja maknanya Cahaya, sedangkan Kinurung berarti dikurung atau dilingkupi atau bisa juga bermakna melindungi bagian dalam karena ini juga merupakan pamor Wengkon yang seperti melindungi bagian dalam.
Mencoba diskusi dengan diri sendiri, apa makna dibalik pamor. Jika Keris diibaratkan diri manusia, maka Teja atau Cahaya (letaknya tepat di tengah bilah) harus terus ada dalam hati. Cahaya yang bersih yang bisa menjadi jati diri sejati. Cahaya ini harus dilindungi. Selalu dipupuk agar tidak pudar. Dilindungi agar tidak terkontaminasi dengan hal2 yang sifatnya kurang baik. Hati yang bersih adalah cahaya diri. Segala tindak tanduk harus mencerminkan kebersihan hati. Dan hal ini perlu terus dilindungi dari hal2 yang kurang baik.
Kurang lebih demikian pemaknaan yang bisa saya temukan. Monggo teman2 yg lain jika ingin menambahi.
Salam budaya :)

--------------------------------------
Foto :
Keris lurus dapur Tilam Upih pamor Teja Kinurung tangguh Mataram Surakarta. Wrangka Gayaman Surakarta Gandar Iras kayu Cendana.
www.kerisfotopic.net

Previous
Next Post »

1 komentar:

Click here for komentar
2 May 2017 at 11:01 ×

Kang jika itu keris pulanggeni dan pamornya tejo kinurung, apakah ada folisofi khusus yaa, mohon penjelasannya...

Congrats bro dedy widiyanto you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar