PANGAWAK WAJA,


Banyak keris yang memiliki Pamor, tetapi ada juga yang hitam tanpa pamor. Keris tanpa pamor ini disebut keris Kelengan. Pangawak Waja, demikian juga salah satu sebutannya.
Pamor keris seakan menunjukkan gemerlap dan harapan duniawi, misal Wos Wutah, Udan Mas, Blarak, Junjung Derajad dsb.. yang banyak diyakini memiliki tuah untuk kerejekian, kewibawaan, pangkat dan sebagainya, tetapi keris Kelengan lebih menunjukkan aspek spirituil dan pengabdian totalitas seorang mPu akan karya budaya Tosan Aji. Hanya mPu yang ahli olah besi yang bisa menghasilkan keris kelengan yang berkualitas. Ini karena keris Kelengan harus melalui proses wasuhan (pembersihan dan pemurnian besi) yang benar2 membutuhkan kesabaran dan kesungguhan.
Pamor bagaikan baju, kekayaan, simbolisme duniawi, sedangkan besi keris dengan wasuhan bagus sehingga menghasilkan keris Kelengan merupakan pengejawantahan hati....qalbu. Bahwa sesungguhnya kautaman dari manusia ada pada hatinya. Hati yang bersih karena sudah diwasuh (dimurnikan dan dibersihkan) akan menghasilkan pemikiran yang bersih pula, dan nantinya segala tindak tanduk akan dilandasi oleh ketulusan, keikhlasan dan kesabaran yang tentunya akan sejalan dengan apa yang ada dalam hatinya.

(Foto : Keris Kelengan)
Previous
Next Post »