KERIS TANGGUH SEGALUH,

KERIS TANGGUH SEGALUH,
Segaluh atau ada juga yg dulunya menyebut Sakaloh, merupakan bagian dari wilayah Pasundan. Sebuah kerajaan yang memiliki sejarah panjang semenjak abad ke 8 sudah eksis. Tetapi sampai era Matarampun seolah Segaluh juga masih berkibar walau tidak semegah era sebelumnya. Sebut saja semenjak Galuh Rahyang sapmai pada Galuh Kalingga.
Pada tahun 1595, Galuh jatuh ke tangan Senapati dari Mataram. Invasi Mataram ke Galuh semakin diperkuat pada masa Sultan Agung. Lantas pada masa Dipati Imbanagara, ibukota Kabupaten Galuh dipindahkan dari Garatengah (Cineam) ke Calingcing. Tetapi tidak lama kemudian dipindahkan ke Bendanagara (Panyingkiran). Lantas sejak tahun 1853, Kangjeng Perbu tinggal di kediaman yang dinamai Keraton Selagangga. Pada tahun 1915, Kabupaten Galuh dimasukkan ke Keresidenan Priangan, dan secara resmi namanya diganti menjadi Kabupaten Ciamis.
Singkat tentang sejarah Segaluh tersebut menunjukkan betapa panjang sejarah yg telah terjadi. Dari abad ke 8 sampai pada era Mataram. Karena itu dalam dunia keris, kita juga dapat melihat keris2 tangguh Segaluh yang memiliki besi seperti keris2 Majapahit, tetapi ada pula yang memiliki besi serta material seperti halnya keris2 Mataram. Hanya saja walaupun berbeda periode, tetapi keris2 tangguh Segaluh tetap memiliki karakteristik yang khas. Yang paling dikenal adalah gandik yang menjorok ke depan, lebih maju daripada keris2 tangguh Pajajaran. Kembang kacang cenderung tipis kecil melengkung dengan manis pada gandik yang menonjol tersebut. Kembang kacang ini sangat rentan karena tipis, sehingga harus hati2 dalam perawatan agar tetap utuh. Bilah lebar dan lebiih tebal dibandingkan dengan keris2 tangguh Pajajaran, serta luk yang kemba (tidak terlalu kentara). Pijetan umumnya dangkal dengan pucuk yang ngudhup atau anggabah kopong. Ke-khas-an inilah yang membuat keris tangguh Segaluh menjadi unik & berbeda dengan lainnya.


(Foto : Keris dapur Sempana Pamor Tirta Teja Tangguh Segaluh)
Previous
Next Post »