Keris tangguh Jogjakarta Paku Alam (PA),

08.26

Keris pada tangguh ini memiliki langgam seperti ada perpaduan antara Jogjakarta Hamengu Buwana (HB) dengan Surakarta. Bilah umumnya lebih lebar dibandingkan dengan keris tangguh Jogjakarta HB, sorsoran lebih lebar dengan bentuk pucuk seperti halnya keris Jogjakarta. Hanya saja jika melihat Kembang Kacang maka kental nuansa Mataram Surakarta. Beberapa ditemui adanya pamor yang lebih nyanak dibandingkan keris Jogjakarta HB. Kesan pamor lebih seperti era HB akhir (VIII) tetapi beberapa masih ditemui terapan yang ngawat. Gonjo dan greneng umumnya juga agak berbeda dengan HB.
Demikian pula dengan wrangka. Pada wrangka Gayaman, bagian belakang memiliki bentuk seperti Gayaman Solo, sedangkan bagian muka menggunakan gaya Jogjakarta. Pada wrangka Branggah/Ladrang, kesannya mirip gaya Jogja tetapi lebih tebal dan lebar dengan daunan yang lebih melengkung.
(Keris Jogjakarta Paku Alam)

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar