KERIS BERHIAS EMAS,


Ada beberapa keris yg diberi hiasan dari emas pada bilahnya. umumnya berbentuk sulur & motif bunga2, ada juga yang rajah tulisan jawa atau Arab, terlepas dapurnya Naga atau Singa, motif hiasan emas tersebut ditempelkan ke bilah keris.
Teknik pemasangannyapun berbeda2, ada yg disebut Kinatah yg digunakan untuk menyebut penempelan hiasan emas yang timbul & jelas bermotif sehingga kesannya 3 dimensi. Emas tebal ditempelkan lalu dibentuk sesuai keinginan. Ada juga yang disebut Sinarasah, dimana emas ditempelkan tipis di bilah lantas diukir motif yg diinginkan. Sinarasah lebih tipis dari kinatah.
Teknik pemasangan emas pada keris, baik sinarasah maupun kinatah, memang cukup menarik. Selain keris menjadi lebih bernilai (karena ada emasnya), juga karena sejarah masa lampau menunjukkan bahwa keris berhias emas umumnya dimiliki oleh para pejabat kerajaan bahkan sampai pada raja. Entah itu sifatnya pusaka (seperti beberapa keris pusaka yg dikinatah), ageman untuk seremonial/upacara2 kerajaan, tali asih atau cindera mata masa lalu atau entah apalagi alasannya.
Selain ada yg memandang indah, keris berhias emas ini umumnya nilainya juga lebih tinggi daripada yang tidak berhias emas (diluar perabot/sandangan yg digunakan). Bisa dikata dari puluhan juta sampai ratusan, bahkan beberapa sudah menembus angka miliaran rupiah. Ini selain karena nilai keindahannya, juga karena jumlah keris2 berhias emas tidaklah sebanyak keris2 yg tanpa menggunakan hiasan emas. Terutama yang dalam dapur Naga ataupun Singa serta keris ganan lainnya.
Begitu tingginya nilai keris berhias emas ini dari sisi materi, ditunjang dengan simbolisme status yg lebih tinggi, maka banyak pula permintaan akan keris2 berhias emas ini. Ketika seseorang ingin memiliki keris berhias emas, maka ketika tahu nilainya tinggi, tentu akan mengurungkan niatnya tersebut karena pertimbangan materi. Nah, disaat itu pula, permintaan pasar disambut oleh para pembuat keris2 berhias emas dengan memunculkan keris2 buatan baru yang lantas diberi hiasan emas. Tentu nilainya pun tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan keris berhias emas buatan lama. Dan disinilah lantas muncul pemahaman baru atas keris2 berhias emas. Mempelajari mana2 keris yg berkinatah/sinarasah buatan lama dan mana2 yg buatan baru memang susah, seperti halnya mempelajari mana2 keris yg tua dan mana yg baru.
Teknik pemasangan emas di Madura saat ini, tentu berbeda dengan teknik pemasangan dari Jogjakarta. Demikian pula di Solo. Beberapa pengerajin seni pemasangan emas inipun tidak banyak sehingga bagi yang benar2 ingin mempelajari bisa melihat langsung dan membandingkan mana2 kinatah/sinarasah lama dan mana2 yg buatan baru. Hal ini tentu akan bermanfaat ketika kita ingin memahari keris berhias emas. Mengingat nilai materinya yang tinggi, jangan sampai kita membuang2 uang hanya karena nuruti nafsu & gengsi ingin memiliki tanpa mengetahui apa yg kita beli.
Monggo kita semua agar lebih mawas diri dalam mengkoleksi Keris. Siap menerima kenyataan & mau untuk terbuka belajar lebih banyak tentang apa yg kita sukai.
(Foto: Contoh Keris dengan Hiasan Emas pada Bilah)
Previous
Next Post »