HANGGODHONG POHUNG

HANGGODHONG PUHONG, atau seperti daun ketela (puhong), adalah istilah untuk menyebut bilah keris yang bagian bawah menyempit, lalu di tengah sedikit melebar, dan kemudian meruncing lagi di bagian ujung (Pucuk).
Selain beberapa tangguh Sepuh seperti Kediri dan Singasari, juga dapat ditemui di banyak keris tangguh Kartasura, Surakarta dan yang lebih banyak ditangguh Paku Buwana (PB).
Keris ini cukup sederhana. Bentuknya lurus. Tetapi yang muncul adalah karakter Hanggodhong Puhong yang jelas. Walau dapurnya sederhana, yaitu Tilam Upih, tetapi besinya ditempa cukup bagus. Pamornya terkesan juga sederhana, Ngulit Semangka. Tetapi jika diamati, sap2an detailnya sangat lembut. Yang unik lagi, keris ini cukup tebal dan tantingannya relatif berat. Kesannya tegas dan bhirawa atau merbawani (berwibawa). Dipadu dengan wrangka Gayaman Surakarta dari kayu cendana dengan pendok perak lawasan, menjadikan keris ini terkesan lebih merbawani smile emotikon
Sebetulnya pengen juga ngetes buat ditusukkan ke uang koin, tapi kok ya eman2 (sayang) dengan bagian ujungnya hehe..
Previous
Next Post »