BESAR & KECIL,


Masih teringat lirik lagu karya Iwan Fals dengan judul Besar dan Kecil :
...
Kau seperti buaya atau dinosaurus
Mentang-mentang menakutkan makan sembarangan
Aku seperti cicak atau kadal buntung
Tubuhku kecil merengil sulit dapat untung
...
Mengapa besar selalu menang,
Bebas berbuat sewenang-wenang.
Mengapa kecil s'lalu tersingkir,
Harus mengalah dan menyingkir
Apa bedanya besar dan kecil,
Semua itu hanya sebutan
Ya, walau didalam kehidupan
Kenyataannya harus ada besar dan kecil
...
Jika kita mengamati, bilah keris ada yang dibuat besar, ada yang kecil. Ada yang panjang, ada yang pendek. Ada yang ramping, ada yang lebar. Ada yang luknya rengkol, ada yang kemba....dan banyak lagi perbedaan bentuk bilah yang tersebar di Nusantara.
Tetapi jika kita mengamati lebih detail mencoba memahami karakteristik masing2 garap pengerjaannya), dan memahami dari mana estimasi keris tersebut dibuat (tangguh), maka kita akan bisa menikmati perbedaan yang tersaji dalam rupa keris tersebut.
Demikian pula dalam hidup. Perbedaan selalu ada. Besar dan kecil tentu tercipta. Tetapi seperti lagu yang dilantunkan oleh Iwan Fals, besar dan kecil sebetulnya hanyalah sebutan. Yang besar jangan sewenang2, yang kecil jangan lantas menyerah. Jika kita bisa mendalami apa maksud, landasan dan tujuan dari berbagai perbedaan yang ada, meletakkan cara pandang kita pada sesuatu yang berseberangan atau berbeda, maka kita akan bisa memahami lebih baik. Mengempati, menghargai dan saling menghormati. Sangat sulit memang, saya sendiripun sampai sekarang maih jauh dari memahami besar dan kecil tersebut, tetapi tidaklah salah jika terus mencoba memahami makna dari adanya perbedaan. Seperti halnya adanya perbedaan bilah keris yang besar dan kecil seperti tampak pada foto dibawah ini.
(Bilah Besar dan Kecil)
Previous
Next Post »