PENAMBAHAN AKSESORIS KERIS

Bagi yang ingin menambahkan aksesoris pada kerisnya, walaupun penambahan berbagai aksesoris itu bermaksud baik, tetapi Penulis menganjurkan supaya si pemilik keris mengerti juga sisi spiritualnya (misalnya terlebih dahulu menayuh kerisnya) supaya pemberiannya itu lebih dapat memberi manfaat, selain bermanfaat memperindah fisik keris itu sendiri, juga cocok dengan keinginan si gaib keris, tidak mengurangi kegaibannya, dan menambah kedekatan psikologis si pemilik keris dengan gaib kerisnya.


Pemasangan mendak dan salut pada gagang keris biasanya dimaksudkan untuk menambah keindahan dan kemewahan pada gagang kerisnya.

Ada juga yang mengganti sarung dan gagang kerisnya dengan kayu yang lebih baik dan lebih mahal. Ada juga yang mengganti sarung kerisnya dengan yang memakai pendok, dari pendok biasa sampai yang berlapis emas.



Biasanya kayu asem tidak digunakan karena akan memberikan bau yang tidak sedap pada kerisnya. Kayu jati sebaiknya tidak digunakan karena kayu itu bisa menyerap / melunturkan aura wibawa keris (termasuk jika kayu jati digunakan sebagai kayu tatakan keris). Yang paling sering dipakai adalah kayu timaha / timoho. Kayu timoho disukai karena mempunyai corak berwarna coklat yang bagus setelah dijadikan sarung keris (setelah dipolitur dan dipernis). Selain itu juga ada bentuk corak-corak tertentu pada kayu timoho yang oleh sebagian orang dianggap mempunyai tuah tertentu.

Untuk tujuan menjaga kegaiban keris, biasanya si gaib keris menghendaki benda-benda aksesoris yang sudah berusia tua (bekas pakai). Secara kegaiban, benda-benda logam dan kayu-kayu tua dan dulunya pernah dipakai oleh manusia (sama halnya seperti perabotan logam atau lemari dan meja dari kayu) memang lebih cocok untuk urusan kegaiban, karena benda logam dan kayu-kayu itu menyimpan energi / aura "kehidupan gaib", dibanding kayu yang baru. Sebaiknya digunakan cara seperti menayuh keris untuk mengetahui kebenarannya.

Pemberian butiran emas pada keris-keris berdapur naga (dimasukkan ke dalam mulut naganya) biasanya dimaksudkan sebagai sesaji. Pemberian butiran emas, mendak dan salut yang terbuat dari emas atau dilapisi emas dan kalung emas biasanya dimaksudkan sebagai penambah keindahan dan kemewahan keris, tetapi secara spiritual pemberian yang berbahan emas itu juga berguna untuk meredam sifat galak dari gaib keris supaya lebih kalem, hawa panasnya menjadi lebih adem, dsb, walaupun kadar pengaruh penurunannya tidak banyak.

Pemberian kain tertentu kepada keris, biasanya digunakan sebagai selimut pembungkus / sarung keris, biasanya dilakukan dengan latar belakang alasan kebatinan. Mengenai warna kain yang digunakan di masyarakat ada banyak macamnya. Yang sering digunakan adalah kain-kain yang berwarna hitam, merah, putih dan hijau tua. Kebanyakan orang melakukannya hanya berdasarkan tradisi kebiasaan saja, tapi ada juga yang bisa merasakan pengaruhnya, terutama kain merah yang dapat membuat kerisnya terasa lebih "galak".

Kebanyakan upaya yang dilakukan orang adalah untuk menaikkan "power" nya dalam artian supaya kerisnya kelihatan lebih bertuah, "galak" dan berwibawa. Usaha menaikkan power benda gaib selain dengan memberikan kain merah, biasanya adalah dengan rajin mewiridkan amalan gaib. Tetapi power itu hanya terkait dengan sifat galak dan berwibawa keris, bukan kekuatan gaib keris. Untuk menaikkan kekuatan gaib keris secara permanen hanyalah dengan memberikannya energi yang lebih tinggi dari kekuatan gaib kerisnya untuk diserapnya.


Masing-masing warna kain, warna hitam, merah, putih dan hijau (yang bahannya asli katun, bukan tetiron) dan kain kuning yang mengkilat (nilon) memberikan pengaruh sendiri-sendiri terhadap keris. Uraiannya sbb :

1. Kain merah terang dapat menaikkan "power" keris, dalam arti dapat menaikkan aura galak dan berwibawa dari kerisnya.

2. Kain putih bersifat netral.

3. Kain hijau tua dapat menambah keteduhan aura keris.

4. Kain kuning mengkilat, dapat menambah karisma keagungan / aura keningratan.

5. Kain hitam dapat menaikkan kekuatan / kesaktian gaib keris (menambah kepadatan energinya), menurunkan aura panas keris dan menambah kekerasan watak khodamnya.



Kalau lebih diinginkan kekuatan gaibnya, misalnya yang tuah utamanya untuk penjagaan gaib / tolak bala, sebaiknya diberikan bungkus kain katun hitam.
Kalau lebih diinginkan kekuatan tuahnya, misalnya yang tuahnya untuk kewibawaan, dsb, sebaiknya diberikan bungkus kain katun merah terang.

Secara umum Penulis menganjurkan pemberian kain katun yang berwarna hitam. Kain hitam sudah biasa dipakai, tetapi yang mengetahui bahwa kain hitam berpengaruh menaikkan kekuatan / kesaktian gaib keris mungkin tidak ada, lagipula jarang ada orang yang mampu mengukur kekuatan gaib keris.

Untuk maksud di atas kain katun hitam itu bisa dijadikan selimut pembungkus / sarung keris atau akan lebih baik bila dijadikan dasar untuk meletakkan keris. Selain itu bisa juga kita melilitkan benang wol hitam pada bagian pesi keris, supaya tidak longgar pada bagian gagang pegangan keris. Pada keris berdapur nagasasra (atau yang berdapur naga) juga baik bila ditambahkan batu akik hitam pada mulutnya. Secara kegaiban, pemberian kain katun hitam, benang wol hitam atau batu hitam ini dapat menambah kekuatan dan kegaiban keris.

Mungkin tidak ada orang yang mengetahui bahwa pemberian kelengkapan keris, seperti batu akik hitam pada mulut dapur keris nagasasra (atau berdapur naga), melilitkan benang wol hitam pada pesi keris, dan pemberian kain katun hitam sebagai sarung / selimut keris atau sebagai dasar penyimpanan keris, dapat memberikan efek meningkatkan kekuatan gaib keris.

Pemberian batu akik hitam pada mulut dapur keris nagasasra (atau dapur naga) atau melilitkan benang wol hitam pada pesi keris, dapat meningkatkan kekuatan gaib keris hingga menjadi 2 kali lipat kondisi aslinya. Untuk lebih maksimal, lilitan benang wol hitam itu bisa diganti dengan lilitan kain katun hitam yang sudah dipotong-potong memanjang untuk dililitkan di pesi keris.

Sedangkan pemberian kain katun hitam sebagai selimut / sarung keris atau sebagai dasar penyimpanan keris (bisa juga sebagai dasar jagrak keris), dapat memberikan efek meningkatkan kekuatan gaib keris hingga menjadi 4 kali lipat kondisi aslinya.

Efek peningkatan kekuatan gaib keris ini hanya terjadi selama keris-keris itu masih bersama dengan kain hitam tersebut, artinya jika keris-keris itu dijauhkan dari kain hitam tersebut, maka kondisi kekuatannya akan kembali lagi seperti aslinya. Alternatif lain yang lebih bersifat permanen adalah memberikan lilitan kain katun hitam yang sudah dipotong-potong memanjang untuk dililitkan di pesi keris. Biasanya bagian pesi keris sangat jarang dibuka, sehingga selama lilitan kain hitamnya tidak dilepas / dibuang, kekuatan gaib kerisnya akan tetap lebih tinggi daripada kondisi aslinya tanpa lilitan kain hitam itu.

Peningkatan kekuatan gaib keris bisa dibuktikan sendiri dengan cara menayuh keris, atau berkomunikasi menanyakan langsung kebenarannya kepada gaib kerisnya. Atau sewaktu akan diminta melakukan pengusiran terhadap sosok gaib tertentu, jika sebelumnya saat ditayuh gaib si keris menyatakan tidak mampu (kalah kuat), setelah diberi kain hitam sebagai dasar meletakkan keris, coba lagi ditayuh, apakah sekarang sudah lebih kuat, apakah sekarang sudah lebih mampu mengusir sosok gaib tersebut.

Sebagai catatan, yang dimaksud kain katun hitam di atas adalah kain yang asli katun, bukan tetiron. Efek kegaiban penggunaan kain katun hitam ini juga berlaku untuk benda-benda gaib lain dalam bentuk batu akik, mustika, jimat rajahan atau jimat-jimat yang lain (selain dijadikan dasar wadah penyimpanan benda-benda gaib, bisa juga dijadikan kantong penyimpanan).

Bila bagian pesi keris (besi gagang keris) sudah sangat keropos atau tipis karena termakan karat, bisa diperbaiki dengan memasangkan pipa bekas antena televisi yang ukurannya pas dengan ukuran pesi keris, dipasang menyelubungi pesi keris (ditambah lilitan benang wol hitam atau potongan memanjang kain katun hitam pada pesi keris supaya tidak longgar dengan pipanya) dan pipa antena itu diusahakan pas dengan lubang pada kayu gagang keris (ditambah lilitan benang wol hitam).

Tetapi bila pesi keris tersebut sudah patah pada bagian pangkalnya, sehingga tidak dapat diperbaiki dengan bantuan pipa antena itu, dan terpaksa harus diganti, bisa diupayakan menggantinya dengan gagang besi lain dengan terlebih dulu menyampaikan niat anda itu sebagai pemberitahuan awal kepada si keris.
Previous
Next Post »