Mencari keris (HUNTING)

Mencari keris (HUNTING) ke pelosok2 desa itu sebetulnya tidaklah mudah...
Sering kita dihadapkan pada kenyataan, ada info masuk, kabar adanya keris bagus, pusaka leluhur, tinggalan kakek, buyut dsb, kinatah emas, atau keris apalah, Sedayu atau Umyang Jimbe atau apapun lah... pas kita sudah sanget bersemangat untuk jauh2 menuju lokasi, begitu sampai di sana ternyata kerisnya buatan baru yang kurang garap dan sudah berkarat.
Atau ada pula ketika kita ditawari keris, pas kerisnya sepuh (tua), setelah kita lihat memang kerisnya sepuh, tetapi dalam kondisi bilah yang masuk "biasa" atau menengah kualitasnya, tetapi pas ditanya mahar (harga) berapa ? Si pemilik meminta harga yang cukup fantastis. Keris2 yang dipasaran nilainya 1-5 juta, pemilik membuka harga puluhan bahkan ratusan juta.., nah.. akhirnya gak ketemu lagi..
Dan berbagai cerita susahnya mencari keris ke pelosok2 daerah yang akhirnya hanya menemukan kekecewaan saja karena berbagai hal.
Tetapi kadang, ketika kita bernasib baik. meskipun harus jauh2 menuju lokasi, tapi kita bisa menemukan keris2 yang memang secara fisik garap, berkarakter, dan memang bagus. Syukur2 pas dilihat pendoknya yang menempel di wrangka terbuat dari swasa. Ditanya2 maharnya, memang umumnya meminta mahar yang jauh dari nilai pasar, bahkan cenderung fantastis. Akhirnya kita dituntut untuk mampu menjelaskan kepada pemilik bahwa keris memang ada nilai, tetapi tidak se-fantastis itu... Jika kita bisa menjelaskan, biasanya kita bisa mendapatkan keris tersebut dengan reasonable price (relatif). Nah, ini istilah Jawa ketiban pulung atau dapet rejeki yang tidak dinyana2. Yah, meski jarang, tetapi ada. Dan kita pun bisa menambah wawasan serta kenalan baru di daerah tertentu.
Inilah seninya mencari keris ke pelosok2. Lebih dari itu jika sekali kita sudah dapet, biasanya nanti dilokasi yang sama akan menemukan keris2 yang demikian pula, yang cocok bilah dan maharnya. Yah, walaupun sering2nya, keris yang kita peroleh masih harus dibersihkan dari karat, harus diwarangi lagi dan wrangkanya perlu digosok dan diplitur ulang, atau bahkan harus ganti total yang tentu juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit jika kita ingin sandangan yang bagus.
Jadi, memburu keris, memang tidaklah mudah. Dalam kondisi apapun pasti akan dihadapkan pada sebuah tantangan, tetapi ada semangat untuk mendapatkannya.... Menjadi cerita tersendiri yang nanti bisa disampaikan kepada teman, saudara bahkan anak cucu smile emotikon
Selamat menyambut tahun baru 2016.
Semoga semangat tetap ada di diri kita untuk menyambut tahun yang akan datang dan berharap agar lebih baik dari tahun kemarin.
Previous
Next Post »