NO CHARGE

Ada beberapa kemungkinan kerusakannya:
1. Kerusakan terjadi pada alat isi ulang (charger) battery itu sendiri, cobalah alat
charger anda pada ponsel lain yang sejenis untuk mengetahui rusak atau tidak.
2. Battery pada ponsel anda sudah rusak juga bisa sehingga battery tidak mampu lagi
diisi ulang.
3. Periksalah apakah konektor pengisian ulang battery pada ponsel anda masih baik.
Kemudian kita baru melakukan pemeriksaan dan pengujian pada ponsel itu sendiri.
4. Jika pada layar ponsel anda muncul pesan "Not Charging" atau ponsel melakukan
proses isi ulang (charging) tetapi indikator isi ulang berjalan tanpa mengisi
battery atau melakukan proses isi ulang (charging) tetapi indikator isi ulang
diam saja maka bisa dipastikan IC Charge-nya yang rusak. Gantilah dengan ICCharge yang baru.
5. Ponsel sudah selesai diisi ulang (battery full), tetapi indikator isi ulang tetap
jalan terus, maka IC Power-nya yang rusak. Gantilah dengan IC Power yang baru.
6. Ponsel sedang tidak dalam keadaan diisi ulang (charge), tetapi indikator isi
ulang jalan terus, maka software (SW) yang rusak. Lakukan program ulang (flash)
pada ponsel dengan versi yang sama.
7. Ponsel setiap akan dilakukan proses isi ulang (charge) selalu mati, maka IC
Charge atau IC Power yang rusak. Lakukan pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut
pada ponsel untuk menentukan apakah IC Charge atau IC Power yang rusak lalu
gantilah IC Charge atau IC Power yang rusak tersebut.
8. Setelah mengisi ulang (charge) ponsel dengan charger, ada kebocoran listrik
sebelum tombol power-on ditekan, ketika anda menekan tombol power-on, ponsel
tidak menyala. Penyebab masalah itu adalah kebocoran listrik pada kapasitas power
suplai. Sasarannyatetap IC Power, IC UI, IC PA yang terhubung dengan tegangan
battery VBATT, unit-unit yang sering rusak dan dapat memunculkan permasalahan
adalah IC Power, IC UI. Karena IC Power merupakan BGA, yaitu IC yang
terintegrasi, maka metode yang biasanya dilakukan adalah melepaskan IC UI,
kemudian mengisi ulang ( charge) kembali ponsel, perhatikan apakah ada kobocoran
listrik. Jika tidak, berarti IC UI rusak; jika ada, berarti IC Power yang rusak.
Permasalahan selesai, setelah dilakukan penggantian IC tersebut diatas.
9. Kita mengisi ulang (charge) ponsel, kemudian tekan tombol ON, tetapi ponsel tidak
menyala, tidak ada arus listrik yang masuk ke ponsel. Jika demikian maka lakukan
pengukuran pada R224, jika kedua ujungnya tidak mempunyai tegangan VBAT 3,2 V,
berarti IC Power rusak atau ada penyolderan yang kurang baik pada IC power.
Gantilah IC Power yang rusak atau lakukan penyolderan ulang pada IC PowerCobalah
dengan cara flash ulang ponsel anda
.
Previous
Next Post »