ASAL MULA CABE RAWIT

Menurut cerita, dahulu rasa cabai sangat manis. Buah ini selalu menjadi santapan penutup bagi keluarga istana. Buah cabai ditanam tukang kebun dibelakang istana. Cukup banyak rakyat biasa yang mencoba mencuri buah cabai dari istana. Namun biasanya mereka tertangkap dan dimasukan di penjara istana. Walaupun demikian, ada seorang pemuda pencuri cabai yang berhasil lolos. Pemuda ini lau bercerita pada rakyat di desanya. Bahwa ada buah yang unik tumbuh di istana. “ Warnanya hijau, bentuknya aneh, tapi rasanya sangat manis!” ceriata pemuda itu. Namun tidak ada satupun penduduk desa yang mempercayainya.
“Kami akan percaya kalau kau mengambilkan beberapa buah untuk kami!” begitu kata peduduk desa. Pemuda ini jadi tertantang untuk mencuri kembali cabai di istana. Tapi, perjalanan menuju istana cukup jauh. Pemuda itu harus berjalan berhari-hari. Sementara itu, di istana sedang ada perang besar. Monster rawit dating ke istana, mengacaukan ketenangan di dalam istana itu. Monster rawit adalah monster yang sangat berbahaya. Jika kita berada dekat dengannya, tubuh kita akan terasa pedih dan kepanasan. Mata kitapun mengeluarkan air mata. Tubuh monster itu memiliki zat yang sangat mematikan.
Kini monster tersebut sudah menguasai istana tersebut. Tidakada pengawal yang sanggup mendekatinya. Raja akhirnya mendatangkan seorang penjinak monster. Ketika penjinak monster ini melihat kehebatan monster rawit, ia berkata “ Monster ini sangat berbahaya, Walau dihancurkan sekecil apapun,serpihannya tetap bias membuat tubuh orang pedih. Bahkan ia bias lebih merajalela dengan tubuh yang kecil. Karena tidak ada yang dapat melihatnya ketika akan menyerang.”
Raja mengangguk-angguk mendengar keterangan si penjinak monster. “Lantas, bagaimana cara memusnahkan monster ini? “ Tanya Raja kebingungan .
“Hmmm, hanya ada satu cara. Yiatu mengurungnya di dalam suatu benda.”
“Benda? Benda apa?” Tanya Raja kebingungan.
Sang penjinak monster tak menjawab pertanyaan sang raja.Ia berjalan ke taman istana dan melihat apa yang sedang dilakukan monster rawit. Sang penjinak melihat Monster Rawit yang sedang melahap buah cabai di taman istana. Monster itu begitu rakusnya dehingga tak menyadari kedatangan si penjinak monster. Tanpa menunggu waktu lagi, sang penjinak itu segera mengeluarkan sihirnya. Ia segera mengurung si monster ke dalam sebuah benda, Dan benda tersebut adalah ....................buah cabai!
“GRRRRRRRRRRRHHHHHHHHHHHAAAAA..................
GRRRRRRRRHHHHHHHAAAAAAA.........................................”
Monster Rawit meraung-raung karena terkurung di dalam buah cabai. Sellluruh penghuni istana sangat bergembira. Karena monster pengacau itu berhasil dikalahkan. Tapi sejak hari itu juga, taka ada pelayan yang berani memetik buah cabai. Sebab buah yang sangat manisitu, kini telah berubah manjadi pahit dan sangat pedas. Siapa yang memekannya pasti lidahnya akan merasa pedih dan panas. Penghuni istana kini dilarang memakan buah itu. Nama buah itu lalu ditambahkan menjadi “cabai rawit”, sesuai nama monster yang terkurung didalamnya .
Akan tetapi, berita Monster Rawit ini belum diketahui pemuda pencuri cabai. Ketika ia tiba di istana, ia segera memetik buah cabai sebanyak-banyaknya. Pemuda ini sangat heran, Karena tak ada seorang pengawal pun yang menjaga tanaman itu. Tapi ia tak peduli, Ia bertekad ingin membuktikan kebenaran ceritanya tantang kelezatan buah cabai ini kepada rakyat di desanya .
Alangkah terkejutnya pemuda ini setelah penduduk desanya mencicipi buah cabai. Mereka semua marah kepadanya. Karena buah itu ternyata panas sekali.
“Ini buah yang kau bilang..............sssshh...........buah manis.........ssshhh itu?!” Tanya seorang ibu sambil menahan pedas. Sang pemuda ini tak mengerti
“Kau pembohong....ssshhhhh.............!Penipu..........sshhhh”
Dan begitulah! Rakyat yang terlanjur memakan “ cabai rawit” ramai-ramai mengejar si pemuada. Sang pemuda lari ketakutan dan masuk kedalam hutan. Karena penasaran ia lalu mencicipinya barulah ia sadar kalau buah tersebut berubah! ************

Previous
Next Post »

3 komentar

Click here for komentar
20 November, 2011 10:02 ×

alhamdulilllah sesuatu banget ini sangat membatu tugas penelitian ipa saya :) terimakasih

Reply
avatar
Anonim
admin
23 November, 2011 20:24 ×

Bagus ceritanya , pengen baca lagi !

Reply
avatar
Anonim
admin
05 Februari, 2012 23:31 ×

Sesuatu bangeet..!

Reply
avatar