keajaiban sarang laba-laba

Mahluk kecil yang satu ini barang kali sudah begitu kita kenal. Ia sering kita jumpai membuat jaring di langit-langit rumah kita, pepohonan dan lain lainnya. Sayang mahluk kecil ini hanya menarik perhatian serius beberapa orang saja, padahal ia adalah salah satu wujud kesempurnaan ciptaan allah. Untuk itu, kita perlu mengamati laba-laba ini sedikit lebih dekat guna menghayati kebesaran –Nya yang satu ini.
Benang Yang Lebih Kuat dari Baja
Tak salah bila makhluk kecil ini menginspirasi pembuat komik hollywood untuk menciptakan tokoh super hero Spiderman. Pasalnya, jaring laba- laba merupakan keajaiban yang memiliki rancangan tersendiri, beserta perhitungan tekhnik yang menyertainya. Jika kita memperbesar laba laba menjadi seukuran manusia, jaring yang dianyamnya akan memiliki tinggi sekitar seratus lima puluh meter. Ini sama tingginya dengan gedung pencakar langit berlantai lima puluh.
Andaikan laba laba sedemikian besar mampu membuat jaring dengan lebar lima puluh meter, maka jaring ini akan mampu menghentikan pesawat jumbo jet .Jika demikian, bagaimana laba-laba mampu membuat jaring dengan sifat demikian? Agar dapat melakukan hal ini, ia pertama kali harus menggambar rancangannya, persis seperti seorang arsitek. Sebab, struktur arsitektural dengan ukuran dan kekuatan seperti ini, mustahil dilakukan tanpa sebuah rancangan. Setelah rancangan dipersiapkan laba laba perlu menghitung seberapa besar beban beban yang akan menempati posisi posisi tertentu pada jaring, persis layaknya insinyur konstruksi. Jika tidak, jaring ini pasti akan runtuh.
Jika seseorang mengamati bagaimana laba laba membangun jaringnya, ia akan menemukan sebuah keajaiban yang nyata. Pertama–tama, laba-laba melempar benang yang di pintalnya ke udara, lalu aliran udara ini membawanya ketempat tertentu di mana ia menempel. Selanjutnya, pekerjaan konstruksi pun dimulai. Perlu satu jam atau lebih untuk menganyam sebuah jaring.
Mulanya laba laba menarik benang jenis kuat dan tegang dari titik pusat kearah luar guna mempersiapkan kerangka jaringnya. Ia lalu menggunakan benang jenis kendor dan lengket untuk membuat lingkaran dari arah luar ke dalam hingga perangkap itu siap di gunakan.
Benang yang digunakan laba- laba sama ajaibnya dengan jaring itu sendiri. Benang laba- laba lima kali lebih kuat dari serat baja dengan ketebalan yang sama. Ia memiliki gaya tegang seratus lima puluh ribu kilogram per meter peregi. Jika seutas tali berdiameter 30 terbuat dari benang laba- laba, maka ia akan mampu menahan berat seratus lima puluh mobil.
Para ilmuwan menggunakan benang laba-laba sebagai model ketika membuat bahan yang bernama kevlar, yakni bahan pembuat jaket anti peluru. Peluru berkecepatan 150 meter per detik dapat merobek sebagian besar benda yang dikenainya, kecuali barang yang terbuat dari kevlar. Tetapi, benang laba- laba 10 kali lebih kuat dari pada kevlar. Benang ini juga lebih tipis dari rambut manusia, lebih ringan dari kapas, tapi lebih kuat dari baja, dan ia diakui sebagai bahan terkuat didunia.
Baja termasuk material paling kuat yang tersedia bagi manusia yang diproduksi dengan sarana industri berat, menggunakan besi, dan dalam tungku bertemperatur ribuan derajat. Ia didesain khusus agar berdaya tahan tinggi, dan digunakan pada konstruksi lebar, bangunan tinggi, dan jembatan. Laba-laba menghasikan material yang lima kali lebih kuat dari baja, padahal ia tidak memiliki tungku pembakaran dan tekhnologi apapun. Ia adalah makhluk mungil yang tak mampu berpikir. Sungguh sesuatu keajaiban bahwa makhluk kecil ini mampu menghasilkan benang yang lebih kokoh dari baja, dan menggunakannya untuk membangun bangunan dengan cara yang sama seperti arsitek dan insinyur.
Apa hikmah yang kita dapat kail dari makhluk kecil ini? Banyak, manusia terutama sekali para insinyur, banyak terinspirasi menciptakan inofasi ilmiah melalui fenomena laba-laba. Sebagai muslim, semoga, laba- laba, ini dapat mempertebal keimanan kita bahwa tak ada yang sia-sia atas ciptaan Allah, masih banyak rahasia-Nya yang harus kita petik untuk terus kita pelajari dan ambil saripatinya.Rasulullah SAW bersabda’’Tafakurlah apa yang Allahciptakan, dan jangan tafakurkan Zatnya’’.
Previous
Next Post »